Hehehe...
Mungkin itu yang akan ada di benak Anda. Seperti juga pertanyaan serupa pernah ditanyakan oleh teman-teman saya, seolah-olah tidak percaya.
Ya...rasanya aneh saja, orang yang selama ini bergelut dengan barang yang keras, kaku, panas, bergelimang dengan peluh, menyimbulkan kekuatan, kerja keras, tak kenal lelah, tapi...bisa bersajak...? Gak percaya, kan...?
Yach silakan Anda cek sendiri saja...seperti apa sajak-sajaknya di link berikut ini :




Banyak orang yang beranggapan bahwa para Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) adalah anak-anak pejabat, perwira tinggi, dan pengusaha sukses yang akan berprestasi atau setidaknya mendapat perhatian yang lebih dari lembaga pendidikan ini. Tapi ternyata semua itu salah, jabatan, kedudukan, dan kekayaan orang tua tidak menjamin anaknya akan sukses atau berhasil. Ini dibuktikan oleh Sersan Mayor Satu Kadet (Sermatukad) Marinir Puji Wahdini, yang sekarang ini mewakili AAL, TNI AL dan menjadi duta bagi Indonesia di Jepang. Dia adalah anak dari Jufri Sidik (alm) yang dulunya hanyalah seorang buruh